Mahasiswa & Komoditas

Mahasiswa
(n) mesin dan robot yang diproduksi untuk memenuhi kebutuhan industri

Zaman sekarang sepertinya mahasiswa mulai menjelma komoditas. Diproduksi massal, besar-besaran, mengikuti manual kurikulum yang katanya dirancang sedemikian rupa, tapi sebenarnya satu kurikulum ke kurikulum yang lain hanyalah eksperimen tidak berkesudahan, dan pada akhirnya semua dijual ke pasaran. Ketika protes berdatangan, institusi membentuk ilusi kontrol melalui adanya sarana evaluasi untuk menciptakan fantasi bahwa sebenarnya sistem terbuka untuk dikritisi. Tapi pada kenyataannya apa iya mereka peduli? Setelah evaluasi, lalu apa? Toh implikasinya bukan pada si pemberi evaluasi, melainkan pada produksi-produksi selanjutnya yang akan menghadapi hal serupa. Selebihnya mungkin akan berakhir sebagai omong kosong yang tidak akan pernah ditengok lagi. Di sisi lain, industri mana peduli ada atau tidaknya cacat dalam proses produksi. Mereka menginginkan mesin dan robot dengan kualitas terbaik tanpa mau repot-repot menghiraukan prosesnya.

Jadi….selamat berkompetisi?

(Though in fact, compete with ourselves alone is almost unbearably exhausting already.)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s