Mengena

Sebetulnya aku ingin menyapamu tiap hari. Tapi sudah banyak kali terjadi sapaan yang rajin, selalu tidak dihargai. Bahkan cenderung diremehkan. Jadi kutahan – tahan diri menyapamu, padahal karena itulah kau ragu.

— Putu Wijaya

 

 

 

 

 

 

 

……siapa yang bertanggungjawab atas asumsi yang selalu dikonsumsi seorang diri?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s