Nyala

Bagi mereka yang nyala di matanya terus berkobar, berbahagialah. Bagi mereka yang juga masih punya nyala di matanya meski kadang redup bersyukurlah. Toh nyala itu masih ada dan terpancar. Menjadi energi dalam menjalani hidup, yang setiap harinya siapa yang tahu akan menyajikan apa. Banyak yang meyakini bahwa nyala yang berkobar di mata setiap orang bisa menular ke mata yang lainnya. Menjadi pemantik bagi mereka yang belum bisa menemukan apinya sendiri. Rasanya begitu menyenangkan melihat orang-orang yang bisa bebas lepas berbagi nyala api tanpa takut kehilangan kobaran miliknya. Iya, menyenangkan, sekaligus membuat iri karena setelah melihat mereka, selalu muncul satu tanya: kapan ya bisa melihat nyala di kedua mata ketika berkaca?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s